NUSAPUBLIK24 VIRAL
LIVE

Tinjau Irpom di Babatan, Pastikan Pengairan Sawah Petani Optimal

Gilang - Reporter NusaPublik āœ“ - šŸ“ Kabupaten Gresik, Jawa Timur
šŸ•’ 19 menit lalu
BAGIKAN:

Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui aksi nyata di tengah masyarakat. Bersama pemerintah desa dan kelompok tani, jajaran Koramil 0817/09 Balongpanggang turun langsung memastikan fasilitas pertanian yang dibangun pemerintah benar-benar berfungsi optimal dan memberikan manfaat bagi para petani.

Seperti yang terlihat di Desa Babatan, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jumat (6/11/2026). Dua anggota Koramil 0817/09 Balongpanggang, Sertu Dwi dan Koptu Dedy, bersama Kepala Dusun (Kasun) Kedungjati, Ardianto, serta Ketua Kelompok Tani (Poktan) Turi, Narso, melaksanakan peninjauan langsung terhadap pembangunan fasilitas Irigasi Pompanisasi (Irpom).

Peninjauan tersebut menyasar dua titik penerima bantuan Irpom, yakni Dusun Kedungjati dan Dusun Jatisari yang berada dalam wilayah pertanian Poktan Turi. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan pembangunan sarana pengairan berjalan sesuai harapan sekaligus mampu menjawab kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

HARGA SEMBAKOLIVE 06 Nov 2026 05:34
BERASRp15.200/kgā–²
CABAIRp42.000/kgā–²
MINYAKRp16.000/Lā—
TELURRp29.000/kgā–¼
BAWANGRp28.000/kgā–²
GULARp14.500/kgā—
BERASRp15.200/kgā–²
CABAIRp42.000/kgā–²
MINYAKRp16.000/Lā—
TELURRp29.000/kgā–¼
BAWANGRp28.000/kgā–²
GULARp14.500/kgā—
BERASRp15.200/kgā–²
CABAIRp42.000/kgā–²
MINYAKRp16.000/Lā—
TELURRp29.000/kgā–¼
BAWANGRp28.000/kgā–²
GULARp14.500/kgā—
BERASRp15.200/kgā–²
CABAIRp42.000/kgā–²
MINYAKRp16.000/Lā—
TELURRp29.000/kgā–¼
BAWANGRp28.000/kgā–²
GULARp14.500/kgā—
MARKETS NOWLIVE 10:16 WIB
IHSG7.245+0,82% ā–²
BBCA10.150+1,2% ā–²
BBRI5.450-0,5% ā–¼
TLKM3.890+0,3% ā–²
BMRI6.725+0,9% ā–²
ASII5.200-0,2% ā–¼
IHSG7.245+0,82% ā–²
BBCA10.150+1,2% ā–²
BBRI5.450-0,5% ā–¼
TLKM3.890+0,3% ā–²
BMRI6.725+0,9% ā–²
ASII5.200-0,2% ā–¼
IHSG7.245+0,82% ā–²
BBCA10.150+1,2% ā–²
BBRI5.450-0,5% ā–¼
TLKM3.890+0,3% ā–²
BMRI6.725+0,9% ā–²
ASII5.200-0,2% ā–¼
IHSG7.245+0,82% ā–²
BBCA10.150+1,2% ā–²
BBRI5.450-0,5% ā–¼
TLKM3.890+0,3% ā–²
BMRI6.725+0,9% ā–²
ASII5.200-0,2% ā–¼

Di lokasi, rombongan melihat secara langsung kondisi bangunan, instalasi pompa hingga aliran air yang keluar melalui saluran pembuangan. Debit air yang mengalir deras menjadi salah satu indikator positif bahwa fasilitas pompanisasi tersebut mampu bekerja dengan baik dan memiliki potensi besar dalam menunjang kebutuhan pengairan sawah petani.

Bagi para petani, ketersediaan air merupakan faktor utama yang menentukan keberhasilan budidaya tanaman pangan. Terlebih ketika memasuki musim kemarau atau saat pasokan air dari saluran irigasi konvensional mengalami keterbatasan. Karena itu, kehadiran Irpom menjadi solusi strategis untuk menjaga keberlangsungan aktivitas pertanian.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Dwi menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam peninjauan fasilitas pertanian merupakan bentuk kepedulian sekaligus tanggung jawab TNI dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan harus dipastikan berfungsi dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami hadir untuk melihat langsung kondisi pembangunan dan memastikan fasilitas Irpom dapat beroperasi sebagaimana mestinya. Bukan hanya bangunannya yang harus baik, tetapi juga fungsi pengairannya harus benar-benar optimal agar mampu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat,” ungkap Sertu Dwi.

Ia menambahkan, komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa maupun kelompok tani juga menjadi hal penting. Melalui kegiatan tersebut, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat diketahui secara langsung sehingga bisa dicarikan solusi bersama demi meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, keberadaan Irpom di Desa Babatan diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil pertanian. Dengan pasokan air yang lebih terjamin, para petani memiliki peluang untuk mengoptimalkan masa tanam, menjaga pertumbuhan tanaman serta meningkatkan indeks pertanaman.

“Harapan kami, fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Apabila kebutuhan air terpenuhi, para petani akan lebih mudah mengelola lahan pertaniannya. Dengan demikian, hasil panen dapat meningkat dan upaya mewujudkan swasembada pangan nasional bisa tercapai,” tambahnya.

Sementara itu, Kasun Kedungjati, Ardianto, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian serta pendampingan TNI bersama pihak terkait terhadap sektor pertanian di wilayahnya. Ia menilai bantuan Irpom menjadi angin segar bagi masyarakat, khususnya para petani yang selama ini membutuhkan dukungan sarana pengairan untuk mengoptimalkan lahan pertanian.

“Bantuan Irpom ini sangat membantu masyarakat dan para petani kami. Kehadirannya memberikan solusi terhadap kebutuhan pengairan sawah, sehingga petani tidak lagi terlalu khawatir ketika menghadapi kendala ketersediaan air. Kami sangat bersyukur dengan adanya fasilitas ini,” tutur Ardianto.

Lebih lanjut, Ardianto mengaku bangga dengan hasil pembangunan Irpom di Dusun Kedungjati. Ia menyebut aliran air yang dihasilkan terlihat sangat deras dengan volume yang cukup besar. Kondisi tersebut menjadi bukti awal bahwa fasilitas pompanisasi ini memiliki potensi besar untuk menunjang kebutuhan pengairan lahan pertanian warga.

“Alhamdulillah, debit air yang keluar sangat kencang dan volumenya juga besar. Menurut kami, pembangunan Irpom di Dusun Kedungjati ini sangat baik dan layak menjadi salah satu contoh bagi wilayah lain. Kami berharap fasilitas ini juga dapat menjadi perhatian dan rujukan bagi dinas terkait untuk melihat langsung manfaatnya,” ujarnya.

Ardianto juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani penerima manfaat, agar bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas Irpom tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari selesainya pekerjaan fisik, tetapi juga dari bagaimana masyarakat mampu memanfaatkan serta memeliharanya secara berkelanjutan.

Sinergi antara TNI, pemerintah desa dan kelompok tani ini menjadi gambaran nyata bahwa keberhasilan ketahanan pangan membutuhkan kerja sama seluruh elemen masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah petani juga diharapkan mampu memperkuat semangat gotong royong serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan pertanian di wilayah binaan.

Melalui optimalisasi fasilitas Irpom di Dusun Kedungjati dan Dusun Jatisari, diharapkan kebutuhan air pertanian di Desa Babatan semakin terpenuhi, produktivitas lahan meningkat, dan kesejahteraan petani semakin baik. Langkah sederhana berupa peninjauan langsung di lapangan tersebut menjadi bagian penting dari perjuangan bersama dalam memperkuat ketahanan pangan serta mewujudkan cita-cita swasembada pangan nasional

šŸ’¬ KOMENTAR LIVE - TERHUBUNG GRID DEPAN
Memuat komentar...
Sync otomatis dengan 4-Grid depan • Anti Spam 60 detik •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →
PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →