NUSAPUBLIK24 VIRAL
LIVE

Emas Kedua dan Rekor Asia, Rifky Persembahkan untuk Istri dan Buah Hati yang Menunggu di Rumah

Yustina - Reporter NusaPublik βœ“ - πŸ“ Nagoya, Jepang
πŸ•’ 2 minggu lalu
BAGIKAN:

Senyum Maulana Rifky Yavianda merekah seusai menyentuh dinding finish paling awal di final 100 meter gaya punggung S12 putra ajang Asian Para Games 2026 di Nagoya City General Gymnasium, Selasa (20/10/2026). Namun, di balik kebahagiaan meraih emas keduanya di Nagoya, ada rindu yang tak bisa dia sembunyikan.

β€œPerasaannya senang sih, sama seperti yang kemarin. Cuman kayaknya makin kangen sama yang di rumah. Sedih,” ungkap Rifky.

Kali ini istri dan anak semata wayangnya tidak ikut ke Jepang. Mereka hanya bisa menyaksikan perjuangan Rifky dari jauh.

HARGA SEMBAKOLIVE 05 Nov 2026 05:17
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
MARKETS NOWLIVE 06:43 WIB
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό

β€œSaya senang, tapi tetap rasanya ingin mereka di sini. Lebih kangen. Saya lebih ingin ketemu langsung. Kita sekarang kan hanya lewat video call,” tuturnya.

Rifky menyelesaikan lomba dengan catatan waktu 1 menit 3,07 detik. Catatan itu memecahkan rekor Asia milik perenang Jepang, Genki Saito (1:03,46), yang baru dibuat pada Mei 2026. Waktu Rifky juga lebih cepat dari rekor Asian Para Games miliknya sendiri, 1:03,55, yang dia cetak di Hangzhou tiga tahun lalu.

Persaingan di kolam berlangsung ketat. Saito yang turun di lintasan sebelah, finis di posisi kedua dengan selisih 0,69 detik (1:03,76). Perunggu diraih perenang Uzbekistan, Dmitriy Khorlin (1:05,77).

β€œIya, betul. Seperti kemarin juga, 100 [meter gaya] bebas tipis,” kata Rifky soal selisih yang tipis dengan lawannya.

Emas ini menjadi yang kedua bagi Rifky di Nagoya, setelah sehari sebelumnya dia juga juara di nomor 100 meter gaya bebas. Begitu turun dari podium, Rifky langsung menghubungi keluarganya lewat video call.

β€œMereka senang. Ya, menjadi semangatnya terus,” ujarnya.

Meski kebahagiaannya terasa belum lengkap tanpa kehadiran mereka di tribun, Rifky memilih bersyukur. Ini adalah momennya untuk kembali mendulang medali emas di Asian Para Games.

β€œYa, lebih itulah. Tapi alhamdulillah, nggak apa, yang penting dapat kabar baiknya aja,” katanya.

Medali ini dia persembahkan untuk orang-orang tercinta di rumah. β€œTerutama ya istri dan anak saya, dan keluarga,” ucapnya.

Buah hatinya kini baru berusia sepuluh bulan. Komunikasi lewat layar ponsel menjadi penawar rindu Rifky selama di Nagoya.

β€œIya, selalu, tiap waktu,” katanya saat ditanya apakah rutin melakukan video call dengan sang anak.

Status barunya sebagai suami dan ayah juga membuat Rifky merasakan tanggung jawab yang berbeda dibanding saat tampil di Hangzhou.

β€œSebenarnya dari Hangzhou waktunya lebih baik. Cuman bedanya sekarang, semenjak berkeluarga ini, tanggung jawab atau tekanannya saya lebih berasa,” ungkapnya.

Namun bagi Rifky, keluarga justru menjadi sumber kekuatan. β€œKekuatan itu sih,” katanya singkat.

Rifky mengaku sempat gugup saat tampil di nomor 100 meter gaya bebas sehari sebelumnya. Di nomor gaya punggung, dia memilih lebih menikmati perlombaan.

β€œJujur, kalau berangkat dari sini sebenarnya target dari pelatih juga nggak ada. Untuk target diri sendiri itu ada. Cuman setelah sampai sini, lihat lawan-lawan, ya sempat deg-degan, paling gemetar juga kemarin di 100 bebas,” akunya.

β€œUntuk 100 punggung ini, tekanannya buat saya lebih rileks. Jadi saya nikmati dulu, sepasrahnya,” lanjutnya.

Rekor Asia itu justru membuatnya ingin berlatih lebih keras. β€œAlhamdulillah. Itu membuat saya latihan lebih keras lagi, dan semoga bisa lebih tajam lagi,” ujarnya.

Di Asian Games 2022 di Hangzhou, Rifky membawa pulang 2 emas dan 1 perak. Di Nagoya, ia sudah menyamai jumlah emas itu, dan masih punya dua nomor lagi, yaitu 50 meter gaya bebas dan 100 meter gaya kupu-kupu.

β€œSaya berusaha semaksimal mungkin terus. Ya, nanti dilihat saja, yang di Atas yang menentukan. Saya bisa berusaha dan berdoa, pasrah saja,” kata Rifky.

Dia juga menitipkan pesan untuk sesama atlet yang masih berjuang di Asian Para Games 2026, ataupun masih menjalani masa pelatihan di Indonesia.

β€œLatihan sekeras mungkin terus. Jangan lupa berdoa. Usaha dan doa, nanti hasil Allah yang menentukan,” pungkasnya.

πŸ’¬ KOMENTAR LIVE - TERHUBUNG GRID DEPAN
Memuat komentar...
Sync otomatis dengan 4-Grid depan β€’ Anti Spam 60 detik β€’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD β†’
PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD β†’