Cangkrukan Ngopi Bareng Warga, Kapolresta Sidoarjo Ajak Masyarakat Waspada Berita Hoax
Di tengah sorotan masyarakat terhadap Polri pasca penetapan sejumlah Perwira Tinggi Polri sebagai tersangka terkait dugaan kasus penyadapan, aparat kepolisian di Sidoarjo, Jawa Timur gelar cangkrukan ngopi bareng warga di warung kopi.
Bertajuk Program Sidoarjo Ada Solusi, kegiatan cangkrukan ngopi bareng bersama masyarakat digelar di sebuah warung kopi di kawasan Candi, Sidoarjo.
Dihadiri langsung oleh Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra dan sejumlah Pejabat Utama Polresta Sidoarjo, dalam cangkrukan itu selain membahas masalah kamtibmas di Sidoarjo, sejumlah tokoh warga juga mempertanyakan isu nasional adanya penetapan status tersangka bagi sejumlah Perwira Tinggi Polri terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden RI.
Kapolresta Sidoarjo AKBP Bobby A. Condroputra menyatakan, adanya ungkap kasus dugaan penyadapan di Jakarta merupakan bukti keterbukaan dan transparansi Polri dalam mengungkap suatu kasus.
“Alhamdulillah hari ini sesuai program Bapak Kapolri, Polri Bersama Masyarakat, kita bisa bersilaturahmi langsung dengan Masyarakat. Kita ingin mendengar langsung masukan Masyarakat dan menemukan solusi terbaik dalam menjaga Kamtibmas di kota Sidoarjo”, ujar AKBP Bobby A.Condroputra.
Sementara terkait perkembangan isu berita Nasional, polisi berharap agar masyarakat bisa memantau perkembangan berita melalui sumber berita yang bisa dipertanggungjawabkan, dan tidak mudah percaya terhadap berita hoax yang belum jelas kebenarannya yang disengaja disebar oleh orang yang tidak bertanggungjawab.
Selain sebagai upaya menjalin kebersamaan Polri bersama masyarakat dalam menjaga kamtibmas, pesan waspada berita hoax juga disampaikan dalam kegiatan tersebut.
” Kami minta Masyarakat bisa menggunakan layanan Call Center Polisi di nomor telepon 110 jika membutuhkan bantuan dan kehadiran Polri ditengah Masyarakat”, tambah Bobby.
