Sinergi PLN, TNI, dan Pemerintah Sosialisasikan Jalur SUTT 150 KV
Upaya memberikan keterbukaan informasi kepada masyarakat terkait pembangunan dan pengamanan infrastruktur ketenagalistrikan terus dilakukan. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pengumuman hasil inventarisasi atas tanah, bangunan, dan tanaman yang berada di bawah ruang bebas atau Right of Way (ROW) jalur Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV BungahβPaciran, yang digelar di Kantor Desa Sembunganyar, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Selasa (3/11/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri Sekretaris Kecamatan Dukun Heru Budi Setiawan, S.E., Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar, perwakilan Kapolsek Dukun Aiptu Sumarsono, Kepala Desa Sembunganyar Khobir, S.I.P., Koordinator PLN Bambang H., serta 17 warga yang tanah maupun bangunannya berada di sepanjang jalur SUTT tersebut.
Pertemuan ini menjadi bagian penting dari tahapan penyampaian informasi kepada masyarakat mengenai hasil pendataan dan inventarisasi objek yang terdampak jalur transmisi listrik tegangan tinggi. Melalui kegiatan tersebut, warga diberikan kesempatan untuk mengetahui secara langsung hasil pendataan yang telah dilakukan oleh pihak terkait.
Acara diawali dengan sambutan Sekcam Dukun Heru Budi Setiawan, S.E. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi antara pemerintah, pihak PLN, serta masyarakat agar setiap tahapan kegiatan dapat berjalan dengan baik. Ia juga mengharapkan warga dapat mengikuti proses sosialisasi dengan seksama sehingga informasi yang disampaikan bisa dipahami secara menyeluruh.
Selanjutnya, perwakilan PLN, Bambang H., memberikan penjelasan sekaligus sosialisasi mengenai hasil inventarisasi tanah, bangunan, dan tanaman yang masuk dalam area ruang bebas jalur SUTT 150 KV BungahβPaciran. Penjelasan tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh informasi secara langsung mengenai objek yang telah didata serta tahapan selanjutnya yang berkaitan dengan kegiatan tersebut.
Pihak PLN juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya ruang bebas atau ROW dalam mendukung keamanan jaringan transmisi listrik. Keberadaan ruang bebas tersebut menjadi salah satu aspek penting untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus memastikan jaringan listrik dapat beroperasi secara aman dan andal.
Kepala Desa Sembunganyar, Khobir, S.I.P., dalam sambutannya turut menyampaikan pentingnya keterlibatan pemerintah desa dalam menjembatani komunikasi antara masyarakat dengan pihak PLN. Dengan adanya pertemuan secara langsung, diharapkan berbagai informasi yang berkaitan dengan pendataan dapat diterima secara jelas sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif saat memasuki sesi diskusi dan tanya jawab. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan pertanyaan maupun meminta penjelasan lebih lanjut terkait hasil inventarisasi tanah, bangunan, dan tanaman milik mereka yang berada di bawah jalur SUTT. Setiap pertanyaan menjadi bagian dari proses komunikasi untuk menyamakan pemahaman antara masyarakat dan pihak penyelenggara.
Danramil 0817/16 Dukun Kapten Cke Sunandar yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa TNI melalui aparat kewilayahan senantiasa mendukung kegiatan yang mengedepankan komunikasi, keterbukaan informasi, dan kepentingan masyarakat. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat penting agar warga memperoleh penjelasan secara langsung dari pihak yang berwenang sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.
“Kami berharap seluruh masyarakat dapat mengikuti setiap tahapan kegiatan dengan baik, memahami informasi yang disampaikan, serta tidak ragu untuk bertanya apabila masih ada hal yang belum jelas. Komunikasi dan musyawarah menjadi kunci agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan baik, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman antara masyarakat dengan pihak terkait,” ungkap Kapten Cke Sunandar.
Lebih lanjut, Danramil juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses kegiatan berlangsung. Ia menegaskan bahwa kepentingan masyarakat perlu diperhatikan melalui penyampaian informasi yang transparan, sementara aspek keselamatan dan keberlangsungan pembangunan infrastruktur kelistrikan juga harus menjadi perhatian bersama.
Melalui kegiatan pengumuman hasil inventarisasi ini, diharapkan terbangun pemahaman dan komunikasi yang baik antara PLN, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, aparat keamanan, serta masyarakat yang terdampak jalur SUTT 150 KV BungahβPaciran. Dengan demikian, setiap tahapan selanjutnya dapat dilaksanakan secara tertib, terbuka, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ditutup setelah seluruh rangkaian sambutan, sosialisasi, serta diskusi dan tanya jawab selesai dilaksanakan. Kehadiran Danramil 0817/16 Dukun dalam kegiatan tersebut menjadi wujud dukungan TNI terhadap terciptanya suasana kondusif di wilayah binaan sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah dan masyarakat dalam menyikapi setiap program pembangunan yang menyentuh kepentingan warga.
