Sah, 29 Pengurus Ansor Boyolali Masa Khidmat 2026-2030 Dilantik
Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor melantik 29 orang pengurus pimpinan cabang gerakan pemuda Ansor Kabupaten Boyolali masa khidmat 2026-2030 di Pendapi Gedhe Pemerintah Kabupaten Boyolali, Kemiri, Mojosongo, Sabtu (24/10/2026) malam.
Kepengurusan yang baru ini merupakan hasil konferensi cabang pada akhir mei lalu.
Kegiatan dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Wakil Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil atau yang biasa disapa Gus Hanies, Ketua PW Ansor Jateng M. Shidqon Prabowo, Wakil ketua DPRD Boyolali Nur Arifin serta anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) seperti Kapolres dan Dandim Boyolali serta tamu undangan dari Ansor se Solo Raya.
Dalam sambutannya Bupati Boyolali Agus Irawan mengatakan, “kami secara pribadi mengucapkan selamat atas pelantikan GP Ansor Kabupaten Boyolali masa khidmat 2026-2030.
“Saya berharap kepada sahabat sahabat yang hari ini dilantik bisa bersinergi dan membangun bersama sama pemerintah kabupaten Boyolali dan juga menjaga keutuhan NKRI, saya mendengar dan melihat kemarin itu Ansor Boyolali juga membantu droping air bersih ke wilayah terdampak kekeringan, kalau Ansor Boyolali butuh support anggaran, disini ada pak sekda nanti bisa dikomunikasikan” jelasnya.
Ketua PC GP Ansor Boyolali, Eko Sumadi, mengatakan” kami mengucapkan terimakasih kepada para sesepuh, para kyai, PC NU Boyolali, Pak Bupati dan jajaran Forkompinda yang sudah hadir. Hari ini ada 29 orang yang dilantik menjadi pengurus harian Ansor Boyolali oleh pimpinan pusat, setelah itu kami mengukuhkan Satkorcab Banser dan juga pengurus Rijalul Ansor Boyolali. Harapannya kedepan kami semua bisa solid sesuai dengan tema pelantikan kami hari ini yaitu pengabdian, transformasi dan penguatan peran pemuda,” ujarnya.
Sementara itu Wakil ketua Bidang Media Ansor Boyolali, Eksani, menjelaskan, dalam kepengurusan kami kedepan tentu kami dari bidang media yang menjadi ujung tombak penyambung informasi ke masyarakat akan kita maksimalkan menyampaikan kegiatan Ansor, dan NU maupun Banser dan Banom (badan otonom) hingga Buma (badan usaha milik ansor)
“Tentunya bekerjasama dengan semua tim media PAC di tingkat kecamatan maupun dengan steakheloder terkait, tentu ini amanah yang harus kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab,” ungkapnya.
