NUSAPUBLIK24 VIRAL
LIVE
November 5, 2026

Keluarga Korban Pembunuhan di Lamongan Minta Terduga Pelaku Segera Diproses

0
WhatsApp Image 2026-10-30 at 12.44.11
Foto: Dok - Jurnalis NusaPublik.com
Proses Penanganan kasus kematian seorang kakek penjual kerupuk berinisial R (65), warga Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan dikeluhkan keluarga...
Moh Mahrus - Reporter NusaPublik ✓ - 📍 Kabupaten Lamongan, Jatim
🕒 6 hari lalu
BAGIKAN:

Proses Penanganan kasus kematian seorang kakek penjual kerupuk berinisial R (65), warga Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan dikeluhkan keluarga korban.

Keluarga korban mengaku jika polisi terkesan lamban dalam menangani kasus kematian lansia yang berusaha menyelamatkan siswi SMP yang menjadi korban percobaan pemerkosaan tersebut.

Pihak keluarga korban sendiri telah membuat laporan sebanyak dua kali, pertama dilayangkan pada 8 Oktober 2026, tak lama setelah kejadian. Namun, lantaran merasa belum mendapat kejelasan mengenai perkembangan kasus tersebut, keluarga kembali membuat laporan pada 21 Oktober 2026.

HARGA SEMBAKOLIVE 04 Nov 2026 22:05
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
MARKETS NOWLIVE 01:11 WIB
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼

“Sudah laporan dua kali tapi belum ada titik temu sampai sekarang. Selain itu, kalau ditanya jawab saja masih dicari dan belum diketahui,” kata N salah satu keluarga korban.

Sementara itu, Kasihumas Polres Lamongan, Ipda M Hamzaid, membantah tudingan bahwa polisi tidak menindaklanjuti laporan keluarga korban.

Ia menegaskan, setelah menerima laporan polisi, petugas langsung mendatangi lokasi kejadian. Kasi humas polres lamongan menyebut langkah tersebut dapat dibuktikan melalui dokumen kepolisian.

“Tidak ada laporan yang tidak ditindaklanjuti, Mas. Setelah kami dapat laporan, polisi kemudian mendatangi lokasi kejadian dan itu dibuktikan dengan dokumen polisi di lokasi,” kata Hamzaid, Kamis (29/26).

Hamzaid menjelaskan, penyidik telah memeriksa empat orang saksi dalam perkara tersebut. Polisi juga telah menetapkan seorang pria berinisial S (34) sebagai tersangka.

Meski demikian, hingga kini tersangka masih belum berhasil ditangkap. Petugas, kata Hamzaid, masih melakukan upaya pencarian dan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

“Sampai saat ini personel kami masih melakukan upaya penangkapan terhadap tersangka dan kami juga belum menetapkan tersangka sebagai DPO,” pungkasnya.

Sebelumnya, R dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan. Peristiwa tersebut disebut terjadi ketika korban memergoki S yang diduga hendak melakukan pelecehan seksual atau pemerkosaan terhadap seorang anak perempuan yang masih duduk di bangku SMP.

Kasus kekerasan yang mengakibatkan korban meninggal dunia tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Kini, keluarga korban masih berharap kepolisian segera menangkap pelaku dan memberikan kejelasan atas proses hukum yang berlaku.

💬 KOMENTAR LIVE - TERHUBUNG GRID DEPAN
Memuat komentar...
Sync otomatis dengan 4-Grid depan • Anti Spam 60 detik •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →
PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →