Atasi Krisis Air Bersih Kementrian PU Kalbar Datangkan Unit Pengolahan Air Bersih
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mengerahkan sarana dan prasarana tanggap darurat untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan di Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau,Kalimantan Barat.
Dukungan tersebut diberikan melalui Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalbar bekerja sama dengan PDAM kabupaten Sanggau.
Upaya ini sejalan dengan strategi Menteri PU yang menekankan pentingnya penguatan ketahanan sumber daya air dalam menghadapi ancaman kekeringan akibat fenomena El Nino.
βKementerian PU terus berupaya menjaga ketersediaan air untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat,β kata Nurjanahwati tim tanggap darurat Balai BPBPK Kalimantan Barat,Minggu 1 November 2026.
Dukungan sarana dan prasarana tersebut diserahkan melalui mekanisme pinjam pakai sebagai bagian dari langkah tanggap darurat dan koordinasi antara Kementerian PU dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sanggau.
Pemanfaatan sarana ini diharapkan dapat mempercepat pelayanan kepada masyarakat di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat musim kemarau.
Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian PU dalam mendukung penanganan kondisi darurat di daerah, terutama dalam pemenuhan kebutuhan air bersih di Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau.
Sementara itu Direktur PDAM Tirta Pancur Aji Kabupaten Sanggau saat Yohanes Andriyus Wijaya mengatakan dengan adanya dukungan sarana dan prasarana tanggap darurat ini, diharapkan penanganan kekurangan air bersih di Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau bisa diatasi.
“Sarana yang dipinjamkan dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung pelayanan air bersih bagi masyarakat yang terdampak, musim kemarau di Kecamatan Sekayamβ ujar Yohanes Andriyus Wijaya.
Disampaika Yohanes Andriyus Wijaya, sumber baku air bersih dari Sungai Sekayam yang diolah menggunakan satu unit mobil Instalasi pengolahan air bersih.Setelah pengolahan langsung menggunakan mesin khusus maka air bersih sudah dapat didistribusikan langsung kepada warga di Desa Balai karangan kecamatan Sekayam.
“Saat ini musim kemarau berdampak dengan suplai air bersih bagi pelanggan PDAM,karena itu melalui bantuan sarana pengolah air bersih diharapkan warga bisa memenuhi kebutuhan dasarnya,” ujar,Yohanes Andriyus Wijaya.
Melalui koordinasi dan pemanfaatan sarana prasarana yang tersedia, kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah terdampak diharapkan dapat dipenuhi secara tepat sasaran.
