
Tiga toko di Kadipaten, Kabupaten Majalengka di jalap Si Jago merah, Selasa malam sekitar pukul 20.00 wib. Api diduga berasal dari percikan konsleting listrik pada lantai dua bangunan tersebut dan menyambar toko cat yang berada disebelah toko pakaian.
Api yang berkobar menyita perhatian masyarakat karena lokasi kejadian berada di jalan nasional penghubung kota Cirebon-Bandung. Aparat kepolisian dan TNI yang berada di lokasi mengurai kemacetan karena arus lalu lintas masih ramai dilalui kendaraan dari kedua arah.
Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakan kobaran api yang menjalar ke toko-toko terdekat, seperti meubelair.
Kabid Damkar pada Kantor Satpolpp & Damkar Kabupaten Majalengka, Puja Gustian Anandi menjelaskan dua unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan dibantu dari TNI dan Polri.
“Api begitu besar karena tiupan angin,” kata Puja.
Selain pemadaman para petugas juga melakukan pendinginan-pendinginan di sekitar lokasi agar api tidak menyebar ke kawasan terdekat.
Di sisi lain warga Kadipaten Eko Alkarya membenarkan, saat kejadian warga ramai keluar rumah bahkan saat itu kondisi lapang di sekitar sedang ramai dkunjungi warga.
“Sehingga warga langsung turun ke lokasi untuk membantu mengevakuasi barang-barang toko pakaian keluar bangunan,” tutur Eko.
Sementara itu, kata Eko toko cat yang sudah tutup sejak sorenya nyaris seluruh isi toko habis dilalap api.
“Lihat saja toko cat habis dan begitu cepat terbakar karena mungkin ada bahan yang mudah terbakar, seperti thiner,” paparnya.
Hal senada, salah seorang pedagang yang kebetulan tidak jauh dari lokasi kejadian, Heri membenarkan kejadian berawal dari lantai dua toko tersebut.
“Kobaran api menyambar toko-toko disebelahnya,” jelas Heri.
Sementara itu, kapolsek Kadipaten saat dihubungi nusapublik.com ke kantornya tadi pagi sedang tidak berada di tempat.











