
Suasana haru membuncah di Pemangku 6 Pekon Balak, Kecamatan Batu Brak, Rabu (14/10/2026). Langkah Bupati Parosil Mabsus dan Wakil Bupati Mad Hasnurin terhenti di hadapan gundukan abu dan kayu terbakar yang tersisa dari rumah milik Andri Baston (48). Kunjungan ini bukan sekadar agenda dinas, melainkan wujud empati mendalam Pemkab Lampung Barat untuk merangkul warganya yang tengah dirundung duka.
Hadir mendampingi jajaran kepala perangkat daerah, camat, hingga peratin setempat, kedua pemimpin daerah tersebut menyaksikan langsung ketabahan Andri dan keluarganya di atas tanah yang baru saja kehilangan kenangan.
Sabtu Kelabu yang Meluluhlantakkan Harapan
Tragedi itu meletup pada Sabtu pagi (10/10/2026) sekira pukul 08.30 WIB. Di saat aktivitas warga baru saja dimulai, kobaran api mendadak muncul dari bagian tengah rumah sang petani. Diduga kuat akibat korsleting listrik, si jago merah tanpa ampun merayapi dinding-dinding kayu yang kering.
Hanya dalam hitungan menit, api membesar dan melahap habis seluruh bangunan beserta isinya. Suasana mencekam menyelimuti pemukiman tatkala warga bersama aparat TNI/Polri dan kecamatan berjibaku menahan amukan api. Kendati 2 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan, si jago merah terlanjur mengabukan segalanya tepat pukul 09.45 WIB.
Meski nyawa berharga berhasil diselamatkan, tak ada satupun harta benda yang tersisa. Bangunan rumah, perhiasan emas, perabotan rumah tangga, hingga dokumen berharga sirna menjadi debu, memicu kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 350.000.000.
Sekeping Harapan di Antara Puing dan Abu
Melihat duka mendalam yang dirasakan korban, Bupati Parosil Mabsus menyampaikan belasungkawa yang paling hangat. Kata-katanya mengalir menguatkan jiwa yang sempat patah.
”Kehadiran Pak Bupati dan Pak Wakil Bupati hari ini adalah untuk merangkul dan menyampaikan duka yang teramat dalam. Kami hadir membawa doa, memohon agar keluarga senantiasa diberikan ketabahan dan kekuatan melewati ujian seberat ini,” ucap Bupati Parosil penuh haru.
Tak berhenti pada ungkapan duka, Bupati optimis bahwa semangat kebersamaan masyarakat Lampung Barat akan menjadi penopang utama bagi keluarga Andri untuk bangkit kembali.
”Mudah-mudahan dengan uluran tangan keluarga besar, minak muakhi kitay semua, dan semangat gotong royong, rumah ini bisa segera berdiri kembali mendatangkan kehangatan bagi keluarga,” lanjutnya.
Uluran Tangan dan Cinta Pemerintah Daerah
Sebagai wujud nyata kepedulian dan kehadiran pemerintah di tengah kemalangan rakyatnya, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan secara langsung paket bantuan darurat untuk menyokong kebutuhan awal keluarga korban.
Di balik duka dan puing yang menghitam hari itu, 6kehadiran pimpinan daerah dan kepedulian sesama menjadi secercah cahaya baru bagi keluarga Andri Baston untuk menyusun kembali puing-puing harapannya yang sempat sirna.











