NUSAPUBLIK24 VIRAL
LIVE
November 4, 2026

Tinjau Trial Mesin Pengolah Sampah Organik di Pasar Jongke, Respati: Solusi Kurangi Sampah di Hulu

0
WhatsApp Image 2026-10-29 at 11.09.36
Foto: Dok - Jurnalis NusaPublik.com
Wali Kota Solo, Respati Ardi meninjau uji coba atau trial mesin pengolah sampah organik di Pasar Jongke, Rabu...
Yustina - Reporter NusaPublik ✓ - 📍 Kota Solo
🕒 7 hari lalu
BAGIKAN:

Wali Kota Solo, Respati Ardi meninjau uji coba atau trial mesin pengolah sampah organik di Pasar Jongke, Rabu (28/10/2026). Uji coba mesin ini menjadi salah satu langkah awal untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pengolahan sampah di hulu.

Respati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT Sinar Tanputra Mandiri yang telah menghadirkan inovasi tersebut.

“Jadi ini salah satu upaya untuk mengurangi sampah di hulu. Ini masih trial, dan saya ucapkan terima kasih. Nanti akan kita lihat keefektifannya,” ujarnya.

HARGA SEMBAKOLIVE 04 Nov 2026 22:05
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kg▲
CABAIRp42.000/kg▲
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kg▼
BAWANGRp28.000/kg▲
GULARp14.500/kg●
MARKETS NOWLIVE 23:20 WIB
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼
IHSG7.245+0,82% ▲
BBCA10.150+1,2% ▲
BBRI5.450-0,5% ▼
TLKM3.890+0,3% ▲
BMRI6.725+0,9% ▲
ASII5.200-0,2% ▼

Dia menjelaskan, penanganan sampah organik menjadi fokus utama karena menurut data, sebesar 70 persen sampah di Solo merupakan sampah organik.

Dari uji coba ini, akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan efektivitas teknologi tersebut dalam membantu mengurangi timbunan sampah organik.

“Dan tadi sudah bisa mengurai sampah-sampah lama khususnya organik. Dan menurut data, mayoritas 70 persen sampah di Solo itu sampah organik. Jadi ini juga jadi salah satu solusi dan tadi melihat ada tulang, ceker, sisa potongan sayuran dan lain-lain bisa terurai dengan baik,” tuturnya.

Terkait kemungkinan kerja sama lebih lanjut, Respati menjelaskan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Solo masih akn menunggu hasil dari uji coba ini. Ia menerangkan, skema yang ditawarkan berupa pembelian layanan pengolahan sampah, sehingga efektivitas dan manfaatnya perlu dikaji sebelum diterapkan lebih luas.

“Kita lihat dulu dan pelajari karena tadi disampikan kita beli layanan. Jadi ada pelayanan untuk pengurai sampah. Nanti kita riset jika berjalan baik akan kita duplikasi,” paparnya.

Lebih lanjut, Respati juga membuka ruang bagi mahasiswa maupun pihak lain yang memiliki inovasi di bidang pengelolaan sampah untuk berkolaborasi dengan Pemkot Solo. Berbagai gagasan, inovasi dan teknologi akan menjadi solusi dalam menyelesaikan persoalan sampah di Kota Bengawan.

“Semua riset mahasiswa kalau ada inovasi silahkan hubungi kami. Kami terbuka untuk siapapun membantu dalam masalah sampah,” tuturnya.

Sementara itu, Holy Multi selaku Owner PT Sinar Tanputra Mandiri menerangkan, mesin ini menyelesaikan masalah di tempat dengan cara tidak membakar, tidak menghasilkan air lindi dan tidak menggunakan mikroba. Nantinya sampah organik akan diproses dengan cara dipanaskan minimal 3 jam sehingga kadar lemak, karbohidrat dan protein tetap sama.

Mesin ini memiliki rentan 100 kilogram hingga 200 ton perhari. Namun mesin ini bekerja tergantung kadar air di sampah organik.

“Hasilnya bagus untuk pakan ternak, fertilizer diatas kompos. Dan bagus juga untuk biomas,” katanya.

Ia berharap bisa berkolaborasi dengan Pemkot Solo untuk membantu dalam menangani persoalan sampah. Fasilitas yang akan ia berikan adalah melakukan layanan terpadu mulai dari mengangkut sampah hingga mengolahnya.

“Kita jemputin semua sampahnya, kita lakukan pengolahannya. Selesai kita akan kembalikan ke Pemkot Solo untuk bisa disebarkan ke kebun atau taman kota. Secara hasil bisa digunakan untuk tiga tadi, biomas, pakan ternak dan fertilizer,” imbuhnya.

💬 KOMENTAR LIVE - TERHUBUNG GRID DEPAN
Memuat komentar...
Sync otomatis dengan 4-Grid depan • Anti Spam 60 detik •

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →
PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD →