SDN 16 Entawamata di Noyan Belum Miliki Listrik dan Internet
SD Negeri 16 Entawamata di Kecamatan Noyan, Kabupaten Sanggau, masih menghadapi keterbatasan listrik dan internet yang berdampak pada proses pembelajaran. Kepala SD Negeri 16 Entawamata Susanti mengatakan kondisi tersebut menjadi kendala utama sekolah dalam memaksimalkan pembelajaran, termasuk pemanfaatan bantuan pendidikan dari pemerintah pusat.
βKendala kami di situ adalah masalah tidak adanya listrik, kemudian tidak adanya internet. Saya sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah memberikan bantuan kepada sekolah kami berupa Interactive Flat Panel
(IFP). Cuma kendalanya adalah bantuan tersebut tidak berjalan dengan maksimal karena tidak adanya listrik dan juga internet,β kata Susanti di Noyan, Senin 19 Oktober 2026.
Ia mengungkapkan, SD Negeri 16 Entawamata berada di Dusun Entawamata, Desa Idas, Kecamatan Noyan, yang merupakan wilayah 3T. Keterbatasan sarana dasar tersebut membuat sekolah harus mengupayakan berbagai cara agar kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.
βSaya berada di Kecamatan Noyan, khususnya daerah 3T,β ungkapnya.
Ia menyampaikan, pengalaman yang dialami siswa kelas VI saat mengikuti Tes Kemampuan Akademik atau TKA tahun lalu. Lima siswa bersama guru harus mencari lokasi yang memiliki sinyal internet, sebelum pelaksanaan TKA akhirnya dilakukan dengan menumpang di SD Kobuk.
βJadi, kami mencari sinyal itu membawa anak kami yang lima yang melaksanakan TKA itu ke bukit, Pak, untuk mencari sinyal, karena di sekolah ini tidak ada listrik, tidak ada sinyal. Nah, kemudian, pelaksanaan TKA-nya itu kami menumpang di SD Kobuk yang juga berada di Kecamatan Noyan ini yang ada sinyalnya,β ucapnya.
Susanti berharap pemerintah dapat memberikan bantuan penyediaan listrik dan internet untuk SD Negeri 16 Entawamata. Ia menilai kedua fasilitas tersebut dibutuhkan agar proses pembelajaran di sekolah wilayah 3T dapat berjalan maksimal seperti sekolah lainnya.
