
Duka menyelimuti keluarga Ketua DPRK Kabupaten Mimika, Primus Natikapareyau, Namun di tengah suasana kehilangan itu, muncul kekecewaan terhadap jajaran Sekretariat DPRK Mimika.
Daniel Natikapareyau, mempertanyakan sikap Sekretariat DPRK Mimika yang disebutnya tidak hadir ketika ibu kandung Ketua DPRK Mimika meninggal dunia di Kabupaten Mimika, Papua Tengah saat pemakaman di kampung atuka
Menurut Daniel, tidak terlihat kehadiran Sekretaris DPRK, kepala bagian, kasubag maupun staf Sekretariat DPRK Mimika untuk membantu keluarga mengurus jenazah ataupun memberikan pendampingan dalam suasana kedukaan tersebut.
“Yang kami sesalkan, ibu kandung Ketua DPRK Mimika meninggal dunia, tetapi tidak ada satu pun dari Sekretariat DPRK yang datang membantu mengurus jenazah,” kata Daniel.
Jenazah almarhumah kemudian dimakamkan di kampung atuka Distrik Atuka, Kabupaten Mimika.
Bagi keluarga, persoalan ini bukan sekadar soal hadir atau tidak hadir dalam sebuah acara kedukaan. Mereka mempertanyakan sejauh mana kepedulian jajaran sekretariat terhadap pimpinan lembaga legislatif ketika sedang menghadapi musibah keluarga.
Daniel mengatakan situasi tersebut semakin ironis karena Primus Natikapareyau, meski sedang berduka atas kehilangan ibunya, tetap harus menerima dan melayani keluarga serta masyarakat Distrik Atuka yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada almarhumah.
“Ketua DPRK sedang kehilangan ibu kandungnya. Dalam kondisi seperti itu seharusnya ada dukungan dari sekretariat. Bukan justru keluarga yang harus menghadapi semuanya sendiri,” ujar Daniel.
Ia meminta pimpinan Sekretariat DPRK Mimika tidak menganggap persoalan tersebut sebagai hal sepele. Menurut dia, hubungan antara pimpinan DPRK dan sekretariat semestinya tidak hanya berjalan dalam urusan administrasi dan kedinasan, tetapi juga menunjukkan kepedulian ketika pimpinan mengalami musibah.
Daniel juga mempertanyakan keberadaan Sekwan, kepala bagian, kasubag dan staf Sekretariat DPRK Mimika saat keluarga Ketua DPRK menghadapi kedukaan.
“Ini menjadi catatan bagi kami sebagai keluarga. Kami berharap pimpinan sekretariat memperhatikan persoalan ini dan jangan sampai kejadian serupa terulang kembali,” katanya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada penjelasan dari Sekretariat DPRK Mimika mengenai alasan ketidakhadiran jajaran sekretariat sebagaimana disampaikan Daniel Natikapareyau.











