🎉 SELAMAT & SUKSES ATAS TERBITNYA NUSAPUBLIK.COM 🎉
Majalengka
Abdul Goni, S.Sos., M.Si.
Kepala Dinas DPMPTSP
Majalengka
Sri Rahayu D., S.Sos.
Direktur PDAM Majalengka
Majalengka
Abdul Ajid, S.Sos., M.M.
Kadis DPMD Majalengka
Majalengka
Rachmat Gunandar, S.STP., M.Si.
Kepala Bapenda Majalengka
Majalengka
Iwan Dirwan, S.STP., MM.
Kadis Disdukcapil Majalengka
Majalengka
H. Gatot Sulaeman, AP., M.Si.
Kadis DKP3 Majalengka
Majalengka
dr. Egga Bramasta Akidapi, MM.RS.
Direktur RSUD Majalengka
Majalengka
Ikin Asikin, S.IP., M.I.P.
Kepala BKPSDM Majalengka
Majalengka
H. Rd. Muhammad Umar Ma'ruf, S.Sos., M.Si.
Kadis Pendidikan Majalengka
Majalengka
Ir. Aditya Dwi Prasetyo, S.Si.T.
Kabag Prokopim Setda Majalengka
Majalengka
Dr. H. Agus Suratman, S.Km., M.Si.
Kepala Dinkes Majalengka
Majalengka
H. Arif Daryana, A.P., M.Si.
Kepala Bappedalitbang Majalengka
Majalengka
H. Agus Asri Sabana, S.Ag., M.Si., C.Me., CPArb.
Ketua BAZNAS Majalengka
Selamat dan Sukses Atas Terbitnya Media Online
nusapublik.com
Media Online Menyajikan informasi
Aktual, Berimbang, Terpercaya dan
Mencerdaskan Masyarakat
Ucapan ini disampaikan oleh :
✨ UCAPAN SELAMAT ATAS TERBITNYA NUSAPUBLIK.COM ✨
Camat Lemahsugih — Erik Pratama, S.STP., M.Si.
Camat Sumberjaya — Wahyu Sudianto, S.IP.
Camat Jatiwangi — Ade Anung Ilyaharja, S.Sos., M.Si., Kp.
Camat Ligung — Rizky Ginanjar Satyagraha, S.STP., M.Si.
Camat Majalengka — Aay Kandar Nurdiansyah, S.STP.
Camat Malausma — Dede Hakimurosad, SP., M.Si.
Camat Bantarujeg — Raden Mochammad Shoddiq, S.AP.
Camat Cingambul — Nono Heryano, S.IP., Kp.
Camat Rajagaluh — Bani Fadilah Ranandar, S.STP., M.AP.
Camat Kertajati — Fazri Pria Perdana
NUSAPUBLIK24 AGGREGATOR
LIVE

Penantian Dua Pekan Berakhir, Jevon Kembali ke Rumah untuk Terakhir Kalinya

Penantian Dua Pekan Berakhir, Jevon Kembali ke Rumah untuk Terakhir Kalinya
PP
Pey Paryanto - Reporter NusaPublik ✓
Lokasi Berita: 📍 Karanganyar
🕒 2 minggu lalu
LIVE APISEMBAKO NUSANTARA
LIVE BAPANAS15 Oct 2026
BerasRp 14.200
CabaiRp 38.500
BawangRp 32.000
MinyakRp 17.200

Rumah keluarga Jevon Joechelin Jotham di Griya Pesona Ngringo Indah, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Karanganyar, mendadak dipenuhi tangis, Rabu (30/9/2026) pagi.

Bukan kepulangan yang selama ini dinantikan keluarga. Jevon, 19, akhirnya kembali ke rumah dalam sebuah peti jenazah setelah lebih dari dua pekan dinyatakan hilang dalam tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa.

Peti jenazah tiba setelah diterbangkan dari Banjarmasin menuju Semarang. Dari Semarang, jenazah kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju rumah duka di Ngringo.
Ayah Jevon, Totok Haryono, tak mampu menyembunyikan kesedihan saat menyambut kedatangan putranya. Keluarga dan kerabat yang sejak pagi menunggu pun pecah dalam tangis ketika peti jenazah diturunkan dari ambulans.

Kepastian mengenai nasib Jevon baru diperoleh setelah proses identifikasi dilakukan. Jenazah nomor PM 064 dinyatakan identik dengan AM 067 JT atas nama Jevon Joechelin Jotham. Identifikasi dilakukan menggunakan data primer berupa pemeriksaan gigi serta data sekunder berupa ciri medis dan properti. Keluarga juga mengenali ciri khusus pada jenazah, yakni kalung dan tanda lahir di bagian siku.

“Kalung sama tanda lahir di siku berupa toh dan itu masih terlihat,” kata Totok.
Jevon merupakan salah satu korban tenggelamnya KM Virgo Transport 8 pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.00 WITA.

Saat itu, Jevon bersama dua sahabatnya, Aldo Nurahmansyah, 19, dan Ahda Dhiyaurohman, 18, berangkat dari Surabaya menuju Banjarmasin. Mereka berencana mencari pekerjaan di perkebunan kelapa sawit.
Namun, perjalanan tersebut berakhir tragis. Jevon dan Aldo ditemukan sebagai korban, sedangkan keluarga harus menunggu proses identifikasi untuk memastikan kepulangan Jevon.Aldo telah lebih dahulu dimakamkan di Astanalaya Purwoloyo, Pucangsawit, Jebres, Solo, Rabu (23/9/2026).

Kini Jevon menyusul pulang. Namun, kepulangannya meninggalkan duka yang jauh lebih dalam bagi keluarga.
Terlebih, Totok masih mengingat jelas percakapan terakhir bersama Jevon dan kedua sahabatnya melalui panggilan video sebelum mereka berangkat ke Kalimantan. Ketiganya sempat mengucapkan sebuah kalimat yang kala itu terdengar seperti janji persahabatan.

“Mangkat bareng, mati bareng, sukses bareng.”

Tak ada yang menyangka kalimat tersebut menjadi pesan yang begitu membekas bagi keluarga.
Jevon merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ibunya meninggal dunia sekitar setahun lalu karena sakit. Sejak itu, Jevon lebih banyak menemani sang ayah, sementara kakaknya bekerja di Bali.
Kepergian Jevon ke Kalimantan sebenarnya membawa harapan baru. Ia ingin bekerja di perkebunan kelapa sawit dan membantu perekonomian keluarga.

Kini harapan itu telah berakhir. Setelah perjalanan panjang dari Kalimantan, Jevon akhirnya kembali ke rumah yang ditinggalkannya. Bukan untuk berkumpul bersama keluarga, melainkan untuk beristirahat untuk selamanya.

💱 KURS RUPIAH • LIVE MARKET
15 Oktober 2026 09:02 WIB • PING 12ms
🇺🇸
USD
Dollar AS
Rp 17.908
▲ LIVE
🇪🇺
EUR
Euro
Rp 20.022
▲ LIVE
🇸🇬
SGD
Singapura
Rp 13.957
▲ LIVE
🇯🇵
JPY
Yen (100)
Rp 11.312
▲ LIVE
🇸🇦
SAR
Riyal
Rp 4.775
▲ LIVE
[MARKET.SYS] SOURCE: GLOBAL FOREX • AUTO UPDATE 6 JAM • ENCRYPTED FEED ● MARKET OPEN
0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Oldest
Newest Most Voted
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x