Tiga Wartawan JMSI Inhu Ikuti UKW di UIR Pekanbaru, Satu Peserta Jenjang Utama
Tiga wartawan yang tergabung dalam kepengurusan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mendapat kesempatan mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang diselenggarakan JMSI Pusat pada 5β7 November 2026 di Auditorium Rektorat Universitas Islam Riau (UIR), Pekanbaru.
Keikutsertaan ketiganya menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas, profesionalisme, serta kompetensi wartawan daerah agar semakin mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas dan berpedoman pada kode etik jurnalistik.
Ketiga wartawan tersebut yakni Amat Jaya dari KuantanExapres.com dan Erwantini dari KlikCerdas.com yang mengikuti UKW jenjang Wartawan Muda. Sementara Ramadana Yuda dari VokalOnline.com mengikuti UKW jenjang Wartawan Utama.
Ketua JMSI Kabupaten Inhu, Hotli Maruli Sirait, membenarkan tiga pengurusnya mendapat kesempatan mengikuti kegiatan peningkatan kompetensi wartawan tersebut.
“Ya, dari sekitar 30 wartawan yang menjadi peserta UKW, tiga orang di antaranya berasal dari pengurus JMSI Inhu,” ujar Hotli saat dikonfirmasi di Rengat, Selasa (3/11/2026).
Menurut Hotli, sebenarnya terdapat tujuh wartawan di Kabupaten Inhu yang berminat mengikuti UKW yang ditaja JMSI Pusat di Riau. Namun, keterbatasan kuota kelas membuat hanya tiga wartawan yang dapat mendaftar dan mengikuti ujian kompetensi tersebut.
Ia menilai kesempatan ini sangat penting bagi wartawan Inhu untuk terus meningkatkan kemampuan jurnalistik, sekaligus memperkuat profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai insan pers.
“Ini tentu menjadi kesempatan yang baik bagi wartawan Inhu untuk meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas dalam menjalankan tugas jurnalistik,” tambahnya.
UKW kali ini diikuti sekitar 30 wartawan yang terbagi dalam tiga jenjang kompetensi, yakni Wartawan Muda, Wartawan Madya, dan Wartawan Utama. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kompetensi wartawan, rangkaian kegiatan JMSI di Riau juga menghadirkan seminar lingkungan hidup yang dijadwalkan berlangsung pada 5 November 2026 di Auditorium Rektorat UIR.
Wakil Ketua JMSI Riau, Tun Akhyar, menjelaskan seminar tersebut mengangkat tema “Lingkungan Hidup: Adaptasi dan Mitigasi Karhutla di Era Perubahan Iklim Ekstrem”.
Sejumlah tokoh dan pakar dijadwalkan menjadi narasumber, di antaranya Ketua Umum JMSI Dr. Teguh Santosa, Direktur Pengendalian Kebakaran Lahan Kementerian Lingkungan Hidup Dasrul Chaniago, akademisi UIR Dr. Sri Wahyuni Kadir, serta Gubernur Riau.
Tun Akhyar menyebutkan, pelaksanaan UKW dan seminar lingkungan hidup tersebut mendapat dukungan dari PT Pertamina Hulu Rokan (PHR), APHI, PT Rimba Lazuardi, serta Fakultas Ilmu Komunikasi (FIKOM) UIR.
Melalui dua agenda tersebut, JMSI berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang jurnalistik sekaligus mendorong kepedulian insan pers terhadap persoalan lingkungan hidup.
Terlebih, isu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi perhatian penting di Riau, terutama dalam menghadapi perubahan iklim ekstrem yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.
Keikutsertaan tiga wartawan JMSI Inhu dalam UKW ini diharapkan menjadi motivasi bagi wartawan lainnya di Kabupaten Indragiri Hulu untuk terus mengembangkan kapasitas diri, meningkatkan kompetensi, serta menyajikan pemberitaan yang akurat, berimbang, dan berkualitas.
Dengan wartawan yang semakin kompeten dan profesional, kepercayaan masyarakat terhadap pers diharapkan semakin kuat.
