Hadapi Inflasi Bapenda Optimis Raih Target Pendapatan
Badan Pendapatan Daerah Bapenda Kabupaten Pangandaran terus berpacu menyelesaikan yang ditargetkan oleh Pemkab Pangandaran terkait pendapatan asli daerah. Meskipun di tengah badai inflasi saat ini namun dengan berbagai metode dan cara humanis dan emosional dilakukan Bapenda meraih hal tersebut tercatat badan pendapat daerah Bapenda Pangandaran melebihi kuota pendapatan pajak mendekati satu milyar dalam per tahun.
Kepala Bapenda Pangandaran, Sarlan saat di mintai keterangan mengatakan bahwa untuk target keseluruhan tahun 2026 ini sebesar 208 milyar dan terhitung di bulan Oktober 2026 tercapai 80,97 persen.
“Ya kita sudah di persentase 80 lebih,” kata Sarlan.
Sarlan menambahkan, masih ada dua bulan ke depan sisanya yakni di bulan November dan Desember ini dan kami optimis 208 milyar di akhir tahun tercapai.
Lebih jauh di sampaikan, Sarlan bahwa pendapatan dari obyek wisata dalam hal ini kunjungan wisatawan mencapai 87 persen. Sedangkan dari pajak restoran dan Hotel mencapai 86 persen
“Alhamdulillah kita tinggal beberapa persen lagi untuk full 100 persen di obyek wisata masih ada dua bulan ke depan,” tegasnya.
Menurutnya, bahwa target pajak kita mengalami pertumbuhan yang positif meskipun di tengah gejolak inflasi yakni naik, pendapatan tahun 2026 hingga 950 juta atau satu milyar kurang sedikit.
Sementara itu dari pajak lainnya yakni dari PBB, mengalami tren positif dan di hari jadi Mikangkala ke 14 tahun, bapenda memberikan cendramata kepada Desa Cimindi yang telah melunasi pajak selain itu hotel dan restoran pun di beri hal serupa dari bapenda yang di serahkan langsung oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami di momentum hari jadi kabupaten Pangandaran ke 14 beberapa waktu yang lalu.
Dengan raihan yang dicapai oleh bapenda untuk pendapatan asli daerah ini Sarlan kepala Bapenda terus mendorong dan memberi semangat kepada seluruh para pegawainya untuk terus bekerja yang optimal agar target dari pemkab tercapai dengan baik.
