
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, S.H., M.H., mengapresiasi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah yang memberikan kepercayaan kepada Kabupaten Mimika sebagai lokasi pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) Koperasi dan UMKM untuk mendukung peningkatan keterampilan serta kemandirian ekonomi masyarakat di delapan kabupaten di provinsi tersebut.
Apresiasi itu disampaikan menyusul kunjungan kerja Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley, S.Sos., M.Si., bersama Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Bekies Sony Kogoya, S.KM., M.Kp., ke Kabupaten Mimika, Rabu, 14 Oktober 2026. Kunjungan tersebut turut didampingi Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), sejumlah organisasi perangkat daerah, serta perwakilan Yayasan Pengembangan Talenta Papua.
Samuel menilai, kepercayaan tersebut merupakan peluang strategis bagi Mimika untuk berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Papua Tengah.
Menurut dia, keberadaan BLK Koperasi UMKM di Timika diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi masyarakat Mimika, tetapi juga membuka akses pelatihan keterampilan bagi generasi muda dari delapan kabupaten di Papua Tengah.
Fasilitas tersebut direncanakan menjadi pusat pelatihan keterampilan kerja, pengembangan kewirausahaan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama Orang Asli Papua (OAP) dari suku Amungme dan Kamoro.
Kunjungan kerja Wakil Gubernur Papua Tengah itu juga mencakup peninjauan Kawasan Industri Selatan yang diarahkan pada pengembangan hilirisasi dan pengolahan hasil pertambangan.
Dalam peninjauan tersebut, Wakil Gubernur menerima pemaparan mengenai potensi industri pengolahan hasil tambang. Pengembangan hilirisasi dinilai penting untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan menciptakan peluang usaha bagi masyarakat setempat.
Rombongan kemudian meninjau lokasi yang direncanakan sebagai tempat pembangunan BLK Koperasi UMKM Mimika.
Perwakilan Yayasan Pengembangan Talenta Papua dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa sebagian lulusan perguruan tinggi dan anak-anak yang putus sekolah masih menghadapi keterbatasan akses terhadap pekerjaan. Salah satu tantangannya adalah minimnya fasilitas pelatihan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan potensi daerah.
Kehadiran BLK diharapkan dapat menjawab persoalan tersebut melalui pelatihan yang relevan, sekaligus mendorong lahirnya wirausahawan lokal yang mandiri dan memiliki daya saing.
Wakil Gubernur Deinas Geley menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, lembaga pelatihan, dan pelaku usaha untuk memperluas kesempatan kerja serta mengembangkan potensi sumber daya manusia Papua Tengah.
Ia juga berharap rencana pembangunan BLK Koperasi UMKM dapat segera ditindaklanjuti melalui tahapan persiapan, peletakan batu pertama, hingga pembangunan fasilitas secara bertahap sesuai perencanaan.
Pembangunan BLK tersebut diharapkan menjadi salah satu upaya memperluas kesempatan generasi muda Papua Tengah untuk memperoleh keterampilan, menciptakan lapangan kerja, dan membangun usaha secara mandiri.
Dengan demikian, pengembangan sumber daya manusia tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di sektor pemerintahan, tetapi juga memperkuat sektor produktif dan kewirausahaan masyarakat.
Kepercayaan kepada Mimika sebagai lokasi pembangunan BLK Koperasi UMKM sekaligus menjadi momentum bagi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.











