Pesawat Caravan milik Asian One dengan registrasi PK-LTF mengalami pendaratan tidak sempurna di Bandara Bilorai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu, 24 Oktober 2026, sekitar pukul 08.45 WIT. Pesawat dilaporkan menghantam tebing di pinggir landasan pacu setelah roda pesawat mengalami patah.
Kapolda Papua Tengah Brigadir Jenderal Polisi Jermias Rontini membenarkan insiden tersebut. Melalui pesan singkat yang diterima wartawan media ini pada Sabtu, 24 Oktober 2026, Jermias menyatakan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.
āTidak ada korban jiwa,ā demikian keterangan Kapolda Papua Tengah terkait insiden tergelincirnya pesawat tersebut.
Berdasarkan laporan awal, tidak ada korban dari unsur personel. Namun, insiden itu mengakibatkan kerugian material berupa satu unit pesawat Caravan PK-LTF.
Penyebab pasti kejadian tersebut belum diketahui. Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan mendalami insiden itu untuk mengetahui faktor yang menyebabkan roda pesawat patah hingga berujung pada pendaratan tidak sempurna.
Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai kondisi teknis pesawat maupun tingkat kerusakan yang dialami setelah menghantam tebing di sisi landasan.
Penyelidikan lebih lanjut diharapkan dapat menjelaskan kronologi dan penyebab insiden tersebut. Informasi mengenai hasil pemeriksaan akan menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
