
Komisi III DPRD Majalengka melakukan sidak pada sejumlah revitalisasi SD di Kabupaten Majalengka yang bersumber dari dana APBN tahun 2026, pada Rabu 14/10/2026. Sebanyak empat sekolah dasar yang sedang dilakukan revitalisasi, salah satu diantaranya mengunjungi ke SDN Majalengka Wetan IV dan SDN Majalengka Wetan VII, Kecamatan Majalengka.
Dalam kunjungannya Komisi III DPRD Majalengka menemukan pengerjaan atap baja ringan yang perlu diperbaiki karena adanya perbedaan kerenggangan dalam pemasangannya.
Ketua Komisi III DPRD H Iing Misbahuddin membenarkan pengerjaan atap baja ringan perlu diperbaiki.
“Dalam pengerjaan adanya kerenggangan yang tidak sama sehingga perlu diperbaiki,” pinta H Iing.
Dimana revitalisasi kita tahu menggunakan baja ringan. Sehingga segala sesuatunya perlu diwaspadai mengingat banyak kejadian yang diakibatkan dari pemasangan yang kurang sempurna berdampak fatal pada bangunan.
Sementara itu Kepala SDN Majalengka Wetan IV, Ai Ratna Nurjati mengaku pengerjaan yang kurang sempurna akan diperbaiki.
“Karena kami tidak sepenuhnya memantau pengerjaan revitalisasi tiap hari,” tutur Ai.
Dikatakannya, sebetulnya pengerjaan revitalisasi SD ini revitalisasi ringan namun dalam pengerjaannya jadi rehab berat.
“Enam ruang kelas dan tiga ruang kelas baru dibagian atas, insya Allah untuk kekurangan pengerjaan baja ringan akan diperbaiki kekurangannya,” imbuh Ai.
Komisi III DPRD Majalengka tetap mengingatkan kepada sekolah-sekolah untuk garansi dari konstruksi baja ringan harus ada, sementara di SD Majalengka Wetan VII belum ada dan minta untuk dilengkapi.











