
Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menerima informasi kejadian yang menimpa seorang anak perempuan berusia 4 tahun bernama Keke yang dilaporkan tenggelam di Sungai Jembatan 12, Pangkalpinang, pada Minggu (11/10/2026) siang.
Peristiwa naas tersebut bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 10.35 WIB. Saat itu, korban sedang bermain di pinggir sungai bersama temannya yang bernama Akram. Berbeda dengan Akram yang tetap berada di tepi sungai, korban nekat berenang menuju ke tengah sungai untuk mengambil sebuah bendera.
Melihat tindakan berbahaya tersebut, Akram sempat memperingatkan dan menyuruh korban untuk kembali naik ke tepi sungai. Namun, korban yang sudah berada di tengah sungai mendadak kesulitan dan tidak mampu berenang kembali ke pinggir. Korban kemudian berteriak meminta tolong kepada temannya. Melihat korban dalam bahaya, Akram langsung berlari menuju pemukiman warga sekitar untuk meminta bantuan.
Masyarakat setempat dan pihak keluarga yang mendapat laporan tersebut sempat melakukan pencarian awal secara mandiri sebelum akhirnya menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kansar) Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.
Menerima laporan tersebut, Tim Rescuer Kansar Pangkalpinang segera dikerahkan menuju lokasi kejadian (LKP). Setibanya di lokasi, tim langsung berkoordinasi dan kemudian melakukan pencarian bersama dengan potensi SAR setempat diantaranya BPBD Kota Pangkalpinang, Damkar Kota Pangkalpinang, Tagana Kota Pangkalpinang, Polres Pangkalpinang serta pihak keluarga dan masyarakat untuk melakukan penyisiran dan pencarian di sekitaran lokasi.
Usaha pencarian intensif oleh Tim SAR Gabungan membuahkan hasil. Pada pukul 12.28 WIB, korban berhasil ditemukan tidak jauh dari titik awal kejadian. Tim segera mengevakuasi dan membawa korban menuju Rumah Sakit TK. IV Batin Tikal Pangkalpinang untuk dilakukan penanganan secepatnya.
Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, membenarkan penemuan korban tersebut
“Kami menerima laporan adanya kondisi membahayakan manusia, yakni seorang anak yang tenggelam saat mencoba berenang mengambil bendera di tengah Sungai Jembatan 12. Tim Rescuer langsung kami terjunkan ke LKP untuk melakukan pencarian bersama unsur potensi SAR lainnya. Alhamdulillah, pada pukul 12.28 WIB korban berhasil ditemukan.” ujar Mikel.
Atas ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan ditutup.











