
Enam hari setelah dilantik sebagai Bupati Intan Jaya, Papua Tengah, Aner Maisini menemui Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menyampaikan langsung sejumlah persoalan pembangunan dan konektivitas wilayah kepada pemerintah pusat.
Aner mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kebutuhan mendesak di Intan Jaya. Menurut dia, pembangunan jalan dan jembatan tidak semata-mata berkaitan dengan akses transportasi, tetapi juga menentukan terbukanya pelayanan publik dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Membangun jalan bukan hanya menghubungkan satu wilayah dengan wilayah lainnya. Jalan membuka akses pelayanan, menggerakkan ekonomi, mempertemukan masyarakat dan menghadirkan harapan pembangunan hingga ke daerah-daerah yang selama ini terisolasi.”
Selain infrastruktur, Aner membawa sejumlah agenda yang dianggap penting untuk mempercepat pembangunan Intan Jaya. Salah satunya pembangunan ruas jalan dan jembatan yang menghubungkan Paniai–Intan Jaya–Puncak–Puncak Jaya.
Pemerintah daerah juga menyoroti kebutuhan peningkatan akses kesehatan dan pendidikan. Dua sektor tersebut menjadi persoalan penting di wilayah pegunungan Papua yang masih menghadapi keterbatasan konektivitas dan pelayanan dasar.
Aner juga mendorong penurunan biaya logistik dan kebutuhan pokok. Tingginya biaya distribusi selama ini menjadi salah satu persoalan yang mempengaruhi harga barang dan daya beli masyarakat di wilayah pedalaman.
Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah menginginkan penguatan keamanan, konektivitas, serta pelayanan dasar masyarakat. Pemerintah Kabupaten Intan Jaya menilai koordinasi dengan pemerintah pusat diperlukan agar program pembangunan tidak berjalan sendiri-sendiri.
Pertemuan dengan Dudung juga menjadi bagian dari upaya membangun sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat untuk mempercepat pembangunan Papua Tengah.
Aner baru dilantik sebagai Bupati Intan Jaya enam hari sebelum pertemuan tersebut. Dalam awal masa pemerintahannya, ia menghadapi tantangan pembangunan di wilayah yang memiliki kondisi geografis sulit serta kebutuhan pelayanan masyarakat yang besar.
Pemerintah Kabupaten Intan Jaya berharap dukungan pemerintah pusat dapat diarahkan pada program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama infrastruktur, kesehatan, pendidikan, logistik, keamanan dan konektivitas wilayah.
Aner Maisini, Bupati Intan Jaya, mengatakan pembangunan konektivitas merupakan salah satu kunci membuka keterisolasian wilayah.











