NUSAPUBLIK24 VIRAL
LIVE
November 4, 2026

Sepuluh Tahun Tak Tersentuh Perhatian, Warga Homeyo Bangun Jembatan Kali Kemabu Secara Swadaya

0
WhatsApp Image 2026-10-27 at 18.44.22
Foto: Dok - Jurnalis NusaPublik.com
Warga Kampung Bamba dan Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, bergotong royong membangun jembatan di...
Rambo Kalkopi - Reporter NusaPublik βœ“ - πŸ“ Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah
πŸ•’ 1 minggu lalu
BAGIKAN:

Warga Kampung Bamba dan Kampung Pogapa, Distrik Homeyo, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, bergotong royong membangun jembatan di Kali Kemabu, tepatnya di lokasi Jembatan Gegemigi. Pembangunan yang dilakukan pada 26 Oktober 2026 itu menjadi inisiatif masyarakat setelah mereka mengaku tidak mendapat perhatian pemerintah daerah selama sekitar sepuluh tahun.

Koordinator lapangan, Oktopianus Bagubau, mengajak pemuda lokal dan masyarakat dari kedua kampung untuk terlibat dalam pembangunan jembatan tersebut. Dengan keterbatasan sarana dan material, warga memanfaatkan rotan sebagai bahan utama untuk membangun jembatan penyeberangan.

Menurut Oktopianus, langkah swadaya itu dilakukan karena masyarakat membutuhkan akses penyeberangan yang dapat menunjang aktivitas sehari-hari. Warga pun mengambil inisiatif sendiri agar kebutuhan mereka terhadap jembatan tidak terus bergantung pada pembangunan yang belum terealisasi.

HARGA SEMBAKOLIVE 04 Nov 2026 01:58
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
BERASRp15.200/kgβ–²
CABAIRp42.000/kgβ–²
MINYAKRp16.000/L●
TELURRp29.000/kgβ–Ό
BAWANGRp28.000/kgβ–²
GULARp14.500/kg●
MARKETS NOWLIVE 02:14 WIB
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό
IHSG7.245+0,82% β–²
BBCA10.150+1,2% β–²
BBRI5.450-0,5% β–Ό
TLKM3.890+0,3% β–²
BMRI6.725+0,9% β–²
ASII5.200-0,2% β–Ό

β€œKami membangun jembatan ini secara swadaya karena selama kurang lebih sepuluh tahun belum ada perhatian dari pemerintah Kabupaten Intan Jaya,” demikian aspirasi yang disampaikan masyarakat melalui koordinator lapangan.

Oktopianus meminta Pemerintah Kabupaten Intan Jaya agar memperhatikan kondisi infrastruktur di Distrik Homeyo, terutama akses penyeberangan Kali Kemabu yang menghubungkan kebutuhan mobilitas masyarakat setempat.

Ia berharap pemerintah daerah tidak hanya melihat upaya gotong royong warga sebagai bentuk kemandirian, tetapi juga sebagai gambaran kebutuhan infrastruktur dasar yang memerlukan dukungan nyata dari pemerintah.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Distrik Homeyo, Hengki Bagubau, S.IP., yang disebut turut membantu pemuda lokal dalam upaya pembangunan jembatan secara swadaya.

Partisipasi masyarakat Kampung Bamba dan Kampung Pogapa memperlihatkan semangat gotong royong dalam menghadapi keterbatasan infrastruktur. Namun, pembangunan jembatan menggunakan rotan juga menimbulkan pertanyaan mengenai aspek keamanan, kekuatan konstruksi, dan kelayakan penggunaannya dalam jangka panjang.

Karena itu, warga berharap pemerintah kabupaten dan instansi teknis terkait turun langsung meninjau lokasi untuk menilai kebutuhan pembangunan jembatan yang lebih kuat dan aman.

Hingga berita ini disusun, belum ada keterangan dari Pemerintah Kabupaten Intan Jaya mengenai kondisi Jembatan Gegemigi, usulan pembangunan permanen, maupun tanggapan atas klaim masyarakat tentang minimnya perhatian selama sekitar sepuluh tahun.

Bagi warga Homeyo, pembangunan jembatan secara swadaya bukan sekadar pekerjaan fisik. Upaya itu juga menjadi penyampaian aspirasi agar kebutuhan dasar masyarakat di kampung-kampung terpencil mendapat perhatian yang lebih serius dari pemerintah.

πŸ’¬ KOMENTAR LIVE - TERHUBUNG GRID DEPAN
Memuat komentar...
Sync otomatis dengan 4-Grid depan β€’ Anti Spam 60 detik β€’

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD β†’
PANTAUAN INDONESIA
DASHBOARD β†’